Friday, March 7, 2014

pemulihan stamina sehabis bersepeda

TOURING, pastinya kegiatan paling menyenangkan bagi penggemar berat sepeda atau rider.  Selain berlatih meningkatkan endurance (ketahanan), rider juga dapat melatih berbagai macam teknik kemampuan  bersepeda. Selain itu, tentunya untuk kesehatan.
Bersepeda dalam jarak yang cukup jauh tentunya banyak menghabiskan energi, kelelahan (fatique) yang panjang dan tentunya dapat membuat kondisi tubuh menjadi drop. Tentunya, selain beristirahat yang cukup, latihan recovery yang cukup juga diperlukan nutrisi yang tepat bagi tubuh untuk proses pemulihan .
SFoto : IstimewaFoto : Istimewatrateginya antara lain, setelah melakukan istirahat yang cukup semisal 1-2 hari, jangan langsung beristriahat total, kembalilah bersepeda. Lakukan pemanasan kurang lebih 20 menit dengan kecepatan yang ringan (easy riding). Naikkan intensitas 18 atau 19 menit untuk mulai mengatur pernafasan.
Foto : IstimewaFoto : IstimewaRencanakan rute atau jalur yang sesuai untuk pemulihan, ruteflat dan tanjakan-turun yang ringan (sweet spot) sangat cocok untuk proses recovery. Shifting ke chainring besar dan pilih sproket medium (tengah). Cobalah untuk berdiri sesaat di atas sadel dan mulailah sprint. Cobalah untuk menghitung pedal stroke, cukup 25 kali pada tiap kali Anda sprint. Atur jeda waktu tiap kali melakukan sprint, jaga ritme kecepatan Anda. Enam kali sprint sudah sangat cukup untuk membantu melemaskan otot-otot kaki yang tegang.
Setelah 6 kali sprint, luangkan waktu untuk menempuh rute turun yang ringan dan flat cukup 20 hingga 30 menit. Jika Anda menggunakan power meter, latihan bisa diterjemahkan 88 t- 94 % adalah Functional Threshold Power (FTP) , 80 to 90% tingkat jantung maksimal - zona atas tiga dan zona bawah empat. Namun hasil tersebut normatif pada tiap-tiap rider.
BeFoto : IstimewaFoto : Istimewarsepeda pada rute ringan (sweet spot) sangat membantu suksesnya proses recovery. Setelah proses pemulihan usai, usahakan untuk latihan pendinginan dengan easy ridingkurang lebih 10 menit. Selain latihan fisik, proses recovery dapat ditunjang dengan suplemen vitamin dan nutrisi. Jika dirasa latihan fisik sudah membuat tubuh menjadi fit, mungkin opsi menggunakan vitamin dapat dikesampingkan.
Foto : IstimewaFoto : IstimewaCobalah mengkonsumsi multivitamin dan mineral dengan antioksidan, tentunya diimbangi degan nutrisi yang berkualitas, seperti glutamine, yang sering dijadikan suplemen banyak atlet, untuk mengganti kelelahan otot dengan segera, akibat latihan yang berat serta Magnesium dan Omega 3.
Jadi, jangan jadikan kelelahan membuat Anda menyerah untuk tidak touring jarak jauh. Recovery yang tepat dan benar membuat fisik dan endurance (ketahanan) Anda meningkat.(berbagai sumber)

No comments:

Post a Comment