TOURING, pastinya kegiatan paling menyenangkan bagi penggemar berat sepeda atau rider. Selain berlatih meningkatkan endurance (ketahanan), rider juga dapat melatih berbagai macam teknik kemampuan bersepeda. Selain itu, tentunya untuk kesehatan.
Bersepeda dalam jarak yang cukup jauh tentunya banyak menghabiskan energi, kelelahan (fatique) yang panjang dan tentunya dapat membuat kondisi tubuh menjadi drop. Tentunya, selain beristirahat yang cukup, latihan recovery yang cukup juga diperlukan nutrisi yang tepat bagi tubuh untuk proses pemulihan .
S
Foto : Istimewatrateginya antara lain, setelah melakukan istirahat yang cukup semisal 1-2 hari, jangan langsung beristriahat total, kembalilah bersepeda. Lakukan pemanasan kurang lebih 20 menit dengan kecepatan yang ringan (easy riding). Naikkan intensitas 18 atau 19 menit untuk mulai mengatur pernafasan.
Setelah 6 kali sprint, luangkan waktu untuk menempuh rute turun yang ringan dan flat cukup 20 hingga 30 menit. Jika Anda menggunakan power meter, latihan bisa diterjemahkan 88 t- 94 % adalah Functional Threshold Power (FTP) , 80 to 90% tingkat jantung maksimal - zona atas tiga dan zona bawah empat. Namun hasil tersebut normatif pada tiap-tiap rider.
Be
Foto : Istimewarsepeda pada rute ringan (sweet spot) sangat membantu suksesnya proses recovery. Setelah proses pemulihan usai, usahakan untuk latihan pendinginan dengan easy ridingkurang lebih 10 menit. Selain latihan fisik, proses recovery dapat ditunjang dengan suplemen vitamin dan nutrisi. Jika dirasa latihan fisik sudah membuat tubuh menjadi fit, mungkin opsi menggunakan vitamin dapat dikesampingkan.
Jadi, jangan jadikan kelelahan membuat Anda menyerah untuk tidak touring jarak jauh. Recovery yang tepat dan benar membuat fisik dan endurance (ketahanan) Anda meningkat.(berbagai sumber)
No comments:
Post a Comment